Masa kekuasaan Amangkurat I (pasca Sultan Agung) diceritakan oleh banyak sejarawan dan juru kisah sebagai era yang kelam dan penuh tragedi di dalam sejarah kerajaan Mataram baru. Dengan jelas, kita dapat menemukan narasi ini dari karya Vlekke, H.J. van de Graaf, M.C. Ricklefs, hingga Y.B. Mangunwijaya, juga penulis Babad Tanah Jawa (yang sering menjadi sumber penceritaan lakon-lakon kethoprak M…