Novel ini mengisahkan perjuangan sebuah keluarga dalam mengarungi dinamika kehidupan, kerasnya mencari nafkah, dan besarnya pengorbanan orang tua demi masa depan anak-anaknya. Lewat narasi yang emosional dan penuh kehangatan khas J.S. Khairen, sosok "Dompet Ayah" menjadi simbol perasan keringat dan ketangguhan seorang ayah yang tak pernah mengeluh, sementara "Sepatu Ibu" melambangkan jejak lang…
Novel ini mengisahkan perjuangan Rizki, remaja berusia empat belas tahun yang harus melindungi kedua adik perempuannya setelah ayah mereka tewas tertembak dan sang ibu meninggalkan mereka di sebuah panti asuhan ilegal. Tempat yang seharusnya menjadi naungan justru berubah menjadi penjara yang menakutkan dan penuh eksploitasi. Menjelang Hari Raya Idulfitri, Rizki bertekad untuk memberikan kado t…
Ini kisah tentang rumah, tempat yang mengizinkanmu gagal berkali-kali. Di sini kau boleh lelah, kau boleh mengeluh. Di sini pula kau boleh salah, kau boleh marah. Bila perjalananmu sudah terlalu jauh dan melelahkan, pulanglah. Ambil selimut, menangislah. Ambil segelas teh hangat, teguklah. Bila kau sudah cukup kuat, kau boleh berkelana lagi. Dan rumahmu akan selalu setia menunggumu kembali.
Hujan adalah janji setia langit kepada bumi. Tak perlu ditunggu, ia pasti datang. Kita terjebak pada hujan yang sama, tetapi tak bisa saling bicara. Membuatku terus menunggumu memutar badan dan melempar senyum kepadaku.