Text
GADIS GADIS AMANGKURAT
Masa kekuasaan Amangkurat I (pasca Sultan Agung) diceritakan oleh banyak sejarawan dan juru kisah sebagai era yang kelam dan penuh tragedi di dalam sejarah kerajaan Mataram baru. Dengan jelas, kita dapat menemukan narasi ini dari karya Vlekke, H.J. van de Graaf, M.C. Ricklefs, hingga Y.B. Mangunwijaya, juga penulis Babad Tanah Jawa (yang sering menjadi sumber penceritaan lakon-lakon kethoprak Mataram dan cerita tutur dalam masyarakat). Dengan mengambil latar itu, novel ini menampilkan imajinasi historis tentang nasib kaum marginal, rakyat jelata, dan terutama kaum perempuan dalam gilasan kekuasaan semacam itu.
Tidak tersedia versi lain